Semua manusia pada dasarnya baik. Oh ya? Bagaimana kalau kita balik, pada dasarnya semua manusia itu jahat. Kayaknya lebih pas, deh?

Darwin dengan teori evolusinya menetapkan manusia sebagai homo sapiens yang mana kepercayaan kita sebelumnya yang memandang manusia sebagai mahluk mulia diputarbalikkan menjadi bahwa sesungguhnya kita berasal dari hewan. Jadi seyogyanya kita masih mewarisi sifat-sifat hewaniah kita. Salah satu contohnya adalah hasrat atau nafsu. Hasrat dan nafsu disatu sisi membangkitkan libido manusia untuk maju namun disisi lain menjerumuskan kita ke trah atau kasta asal kita sebagai sesosok omnivora sejati.

Kemudian lahirlah kebudayaan dan sejarah umat manusia. Kita melakukan explorasi terhadap kekuatan-kekuatan diluar nalar kita yang melahirkan sistem-sistem herarki yang semakin lama semakin kompleks seiring bertambhanya populasi kita. Dalam ajaran moralitas pun kita manusia menjadikan agama sebagai pegangan hidup. Atau kalau yang atheis, mereka mempercayai hal lain yang sesungguhnya mirip idealismenya dengan paham berketuhanan.

Nah dengan melihat dua fakta tersebut, masih pantaskah kita mengklaim diri kita sebagai orang yang pada dasarnya baik, namun karena hal tertentulah kita menjadi jahat? Saya cenderung berpikir sebaliknya. Kita sesungguhnya atau pada dasarnya adalah jahat. Sifat dasar kita penuh dengan sifat-sifat dengki, iri hati, serakah dan seabrek lainnya. Namun karena faktor-faktor tertentulah yang menjadikan kita baik terpaksa maupun sukarela,baik sadar maupun tidak sadar berbuat suatu kebaikan.

Entah itu dalam artian, tidak merugikan orang lain karena kita tidak mau dirugikan, tidak menghakimi orang lain karena tidak mau dihakimi, atau bagi orang-orang yang taat menjalankan ibadah karena takut neraka dan banyak motivasi lainnya. Jadi kesimpulan singkatnya, karena motivasi tertentu untuk mencapai tujuan tertentulah setiap individu manusia dimuka bumi ini hidup dan melaksanakan kebaikan. More or less that is the truth.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s